top of page

SoulSpeak Group

公開·81 Our Tribe

Pembangunan Di Indonesia Pdf Free


DOWNLOAD ->->->-> https://blltly.com/2ts2O8





Through the COVID-19 emergency response financing disbursed in May 2020 and additional financing in June 2021, the World Bank and its partners, including the Asian Infrastructure Investment Bank, KfW, and the government of Australia, are supporting Indonesia's health sector to tackle the COVID-19 pandemic. Key achievements through this financing include the rollout of a national free vaccination program for adults, the securing of multiple sources of vaccine supplies since December 2020, and expanding the PCR network from 49 to 964 testing labs between March 2020 and February 2022.


JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA (e-ISSN : 2656-3193, p-ISSN : 2656-6737) adalah peer reviewed journal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang. JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA meliputi artikel-artikel hasil penelitian maupun gagasan konseptual yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan hukum Indonesia dalam rangka membangun keilmuan di bidang hukum baik teori maupun praktek. Artikel Ilmiah terkait Hukum Ekonomi dan Bisnis, Pembaharuan Hukum Pidana, Hukum Internasional dan Hukum Tata Negara dalam rangka pengembangan, pembaharuan, dan pembangunan hukum Indonesia yang lebih baik diutamakan untuk diterbitkan dalam jurnal ini. JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA telah terindeks pada GOOGLE SCHOLAR, GARUDA, SINTA-2, CROSSREF, BASE, MICROSOFT ACADEMIC, SCILIT, DIMENSIONS. Kedepan, JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA akan tetap melakukan indeks pada e-source yang yang bereputasi.


Ketahanan pangan adalah salah satu prioritas pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Perumusan kebijakan tentang implementasi ketahanan pangan harus mampu memberikan output yang dapat mengarah pada stabilisasi ketersediaan pangan berdasarkan swasembada, serta meningkatkan kemudahan akses dan kemampuan mengakses pangan. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi ketahanan pangan di Indonesia. Data yang digunakan adalah data tingkat rumah tangga dari Indonesian Family Life Survey (IFLS) kelima dengan jumlah rumah tangga yang diperkirakan sebanyak 9819 rumah tangga. Penelitian ini menggunakan regresi logistik sebagai metode estimasi, dengan variabel dependen yaitu ketahanan pangan yang dihitung berdasarkan food consumption score (FCS). Sementara, variabel independen yang digunakan adalah: (1) profil kepala rumah tangga yang meliputi usia, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan; (2) faktor kualitatif yang meliputi jenis pekerjaan kepala rumah tangga, bahan bakar utama untuk memasak, ketersediaan toilet, listrik, dan sumber air di dalam rumah; dan (3) lokasi rumah tangga (perkotaan atau perdesaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga adalah aspek sanitasi (keberadaan toilet dan sumber air di dalam rumah), penggunaan bahan bakar utama untuk memasak, lokasi rumah tangga, serta usia, status, tingkat pendidikan dan jenis mata pencaharian kepala rumah tangga. 1e1e36bf2d






グループについて

Welcome to the group! You can connect with other members, ge...

Our Tribe

bottom of page